Menu

Distransnaker Kukar Lakukan Program Pembinaan dan Pelatihan UMKM Kerajinan Manik di Jahab

Rabu, 26 November 2025 34

Distransnaker Kukar Lakukan Program Pembinaan dan Pelatihan UMKM Kerajinan Manik di Jahab

UMKM Kerajinan Manik Kutai Kartanegara

Penulis: Deny | Editor: Val

Kutai Kartanegra (26/11/2025) - Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pelatihan keterampilan. Kali ini, Distransnaker Kukar melaksanakan program pembinaan dan pelatihan bagi pelaku UMKM kerajinan manik di Kelurahan Jahab.

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh para pengrajin lokal yang selama ini berkecimpung dalam pembuatan produk kerajinan manik khas daerah. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam teknik merangkai manik, inovasi desain, hingga strategi pemasaran modern agar produk UMKM Jahab dapat bersaing lebih luas.

Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya diberikan pemahaman dasar mengenai pembuatan kerajinan manik, tetapi juga dibimbing dalam pengembangan kreativitas, pemilihan warna yang harmonis, serta peningkatan kualitas produk agar memiliki nilai jual lebih tinggi. Selain itu, materi mengenai pengemasan produk, pemanfaatan media sosial, dan peluang pasar digital juga turut diberikan.

 pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberdayakan UMKM, khususnya sektor kerajinan kreatif. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan, diharapkan para pelaku UMKM di Jahab mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Masyarakat Jahab menyambut positif program ini, mengingat kerajinan manik merupakan potensi unggulan yang telah lama menjadi bagian dari budaya lokal. Dengan sentuhan pembinaan dan peningkatan keterampilan, diharapkan kerajinan manik Jahab dapat semakin dikenal, bernilai ekonomi lebih tinggi, dan menjadi sumber penghasilan yang stabil bagi para pengrajin.

Distransnaker Kukar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta mendorong UMKM lokal agar semakin berkembang dan mampu menjadi penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.