Menu

Muara Kaman: Surga Potensi di Tepi Mahakam yang Menanti Sentuhan Serius

Sabtu, 3 Mei 2025 49

Muara Kaman: Surga Potensi di Tepi Mahakam yang Menanti Sentuhan Serius

Camat Muara Kaman, Berliang

Penulis: vay | Editor: linni

Muara Kaman – Di balik aliran tenang Sungai Mahakam, Kecamatan Muara Kaman menyimpan potensi luar biasa di sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata sejarah. Namun, besarnya peluang itu masih menunggu sentuhan serius agar benar-benar membawa kemajuan bagi masyarakat.

Camat Muara Kaman, Berliang, mengungkapkan bahwa wilayahnya merupakan salah satu lumbung pangan di Kutai Kartanegara. “Pertanian di Muara Kaman sangat melimpah. Ada sawah ladang basah, ada juga pertanian di daratan. Perikanan pun berkembang pesat karena sungai kita sangat mendukung,” ujarnya.

Sungai Mahakam menjadi nadi kehidupan warga. Dari sungai ini, lahir beragam usaha perikanan dan aktivitas perdagangan yang menopang perekonomian lokal.

Namun, potensi terbesar yang masih “tertidur” adalah pariwisata sejarah. Muara Kaman memiliki peninggalan bersejarah yang menjadi saksi peradaban masa lalu. “Kita punya prasasti sejarah yang penting, tapi belum tergarap maksimal. Selama tiga tahun menjabat, saya akui pariwisata belum berkembang sesuai harapan masyarakat,” kata Berliang.

Pemerintah terus berupaya membangun infrastruktur penunjang. Tahun ini, Pemprov Kaltim telah mengaspal dan melakukan semenisasi jalan menuju Muara Kaman, bahkan menambah jalan baru lebih dari satu kilometer.

Sayangnya, kondisi geografis menjadi tantangan besar. Banjir rutin di kawasan pinggir sungai kerap merusak fasilitas yang baru dibangun. “Banjir ini yang paling menyulitkan. Jalan yang baru selesai kadang tak bertahan lama,” keluhnya.

Meski demikian, Berliang optimistis. Ia yakin, jika semua potensi dikelola secara terpadu dengan dukungan infrastruktur yang memadai, Muara Kaman akan menjadi pusat pertumbuhan baru di tepi Mahakam—bukan hanya penghasil pangan dan ikan, tapi juga destinasi sejarah yang memikat.