Menu

Desa Kahala Punya Potensi Besar di Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan

Sabtu, 12 April 2025 89

Desa Kahala Punya Potensi Besar di Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan

Kepala Desa Kahala Mahlan memperlihatkan potensi alam di desanya (Istimewa)

Penulis: vay | Editor: linni

Tenggarong – Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, memiliki potensi alam yang besar di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Kepala Desa Kahala, Mahlan, menegaskan bahwa jika potensi ini dikelola secara optimal, Kahala dapat menjadi salah satu pusat ekonomi baru di Kutai Kartanegara.

Pertanian Jadi Tulang Punggung

Saat ini Desa Kahala memiliki lahan pertanian seluas sekitar 150 hektare, di mana 100 hektare dikelola langsung oleh masyarakat, sementara sisanya dikelola oleh pemerintah desa. Hasil panen cukup melimpah, namun pengelolaannya belum maksimal karena BUMDes belum berperan penuh. Mahlan berharap ke depan BUMDes dapat menjadi motor penggerak pengolahan hasil pertanian agar nilai jual meningkat dan kesejahteraan petani terangkat.

Perkebunan Sawit dan Karet

Selain pertanian, perkebunan kelapa sawit dan karet menjadi sumber pendapatan utama masyarakat. Kedua komoditas ini mampu menopang perekonomian warga, terutama ketika hasil pertanian mengalami penurunan produksi.

Perikanan Perlu Penguatan

Sektor perikanan juga memiliki prospek besar. Namun, tantangan seperti keterlibatan tengkulak dan pendataan hasil tangkapan yang belum optimal masih dihadapi nelayan setempat. Mahlan menyampaikan perlunya dukungan pemerintah dalam bentuk bibit ikan, sarana perikanan, dan pelatihan pengolahan hasil tangkap agar nelayan dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Kolaborasi Menuju Desa Maju

Dengan potensi alam yang melimpah, Mahlan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, BUMDes, dan masyarakat untuk mengelola sumber daya secara profesional dan berkelanjutan. “Kami berharap potensi ini tidak hanya dikenal, tapi benar-benar dikelola sehingga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.