Menu

Bupati Kukar Resmikan Gedung Baru SMPN dan Posyandu di Dua Kecamatan

Kamis, 8 Mei 2025 98

Bupati Kukar Resmikan Gedung Baru SMPN dan Posyandu di Dua Kecamatan

Bupati Kukar Resmikan Gedung Baru SMPN dan Posyandu di Dua Kecamatan

Penulis: Jati | Editor: Zqr

TENGGARONG – Dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Muara Muntai dan Kota Bangun Darat, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan sejumlah infrastruktur pelayanan dasar berupa gedung sekolah dan Posyandu, Kamis (8/5/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam meningkatkan akses layanan pendidikan dan kesehatan di wilayah pedalaman.

 

Peresmian dimulai dari Gedung Baru SMP Negeri 6 Muara Muntai yang berlokasi di Desa Perian. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, dan penanaman bibit pohon ulin. Dari sana, rombongan Bupati melanjutkan agenda ke Dusun Klupak untuk meresmikan Posyandu Dusun Klupak, Desa Kayu Batu. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Kota Bangun Darat untuk meresmikan Posyandu di Desa Kota Bangun II.

 

“Gedung sekolah ini dibangun atas komitmen bersama antara pemerintah daerah, desa, dan masyarakat. Saya minta jalan masuk ke sekolah ini juga segera direncanakan untuk dicor agar aksesnya lebih baik,” kata Edi.

 

Edi juga menekankan pentingnya pemanfaatan data pendidikan dari setiap sekolah untuk menyasar program beasiswa Kukar Idaman. Ia meminta para kepala sekolah aktif memantau kelanjutan pendidikan siswanya, agar anak-anak yang kurang mampu mendapat akses bantuan pendidikan.

 

“Para guru juga saya minta menyelesaikan pendidikan S1. Ini penting, karena kualitas murid sangat ditentukan oleh kualitas gurunya. Kami sudah siapkan program seribu guru sarjana. Manfaatkan itu sebaik mungkin,” ujar Edi.

 

Bupati juga menyoroti implementasi program Gerakan Etam Mengaji (Gema) sebagai bagian dari penguatan karakter siswa. “Kami ingin generasi Kukar menguasai ilmu teknologi dan juga ilmu keagamaan,” tegasnya.

 

Di sisi layanan kesehatan, peresmian Posyandu menjadi bagian dari revitalisasi pelayanan dasar. Selain gedung, peralatan Posyandu juga diperbarui dan kader Posyandu mendapatkan pelatihan.

 

Edi mengapresiasi capaian Kukar dalam penimbangan serentak anak pada Juli 2024, yang hampir mencapai 100 persen partisipasi. “Hasilnya menunjukkan adanya penurunan kasus kurang gizi melalui pemberian makanan tambahan selama dua bulan. Ini hasil nyata. Program ini akan terus kami lanjutkan, termasuk bersinergi dengan program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.

 

Ia menekankan pentingnya konsistensi jadwal pelayanan Posyandu agar manfaatnya terasa maksimal. “Jika semua pihak menjalankan perannya dengan baik, kita akan mampu mencetak generasi penerus yang sehat dan cerdas,” pungkasnya.