Menu

Bupati Kukar Dorong Fungsi Sosial Masjid Melalui Program Layanan Baru

Selasa, 22 April 2025 67

Bupati Kukar Dorong Fungsi Sosial Masjid Melalui Program Layanan Baru

Bupati Kukar Dorong Fungsi Sosial Masjid Melalui Program Layanan Baru

Penulis: Jati | Editor: Zqr

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan sosial masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat meresmikan Pos Kesehatan Terpadu dan Kios Pengendali Inflasi “IDAMAN” di Masjid Agung Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Selasa (22/4/2025), dalam rangkaian Safari Syawal dan Salat Subuh Berjamaah bersama jajaran Pemkab Kukar.

 

“Kita ingin masjid bisa jadi pusat pelayanan masyarakat, bukan hanya tempat ibadah. Ini semangat yang sedang kita kembangkan di Kukar,” kata Edi.

 

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan kartu peserta Bimtek Juru Sembelih Halal kepada para peserta pelatihan. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Kukar, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan pihak swasta seperti PT Multi Harapan Utama (MHU).

 

Menurut Edi, program sertifikasi juru sembelih halal sangat penting karena menyangkut kepastian layanan syariah dalam masyarakat. Ia meminta agar pelatihan seperti ini rutin dilakukan dengan basis di masjid-masjid desa dan kelurahan.

 

Pos Kesehatan Terpadu yang diresmikan akan memberikan layanan kesehatan kepada jamaah dan masyarakat sekitar setiap Jumat dan Minggu. Program ini merupakan pilot project dan akan direplikasi di masjid-masjid lain di wilayah Kukar.

 

“Ini adalah bentuk kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan DMI Kukar, untuk mendekatkan layanan kesehatan ke tengah-tengah umat,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kios Pengendali Inflasi “IDAMAN” difokuskan pada penyediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi warga prasejahtera. Layanan ini juga dibuka dua kali seminggu dan dapat diperluas jika mendapat respon positif dari masyarakat.

 

“Kios ini bagian dari strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kukar untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok secara langsung di tengah masyarakat,” ujar Edi.

 

Bupati berharap semua elemen masyarakat ikut menjaga keberlanjutan program tersebut agar benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga Kukar.