Menu

Sekda Kukar Ungkap Rencana Hibah Lahan untuk Sekolah Rakyat

Senin, 21 April 2025 84

Sekda Kukar Ungkap Rencana Hibah Lahan untuk Sekolah Rakyat

Sekda Kukar Ungkap Rencana Hibah Lahan untuk Sekolah Rakyat

Penulis: Jati | Editor: Zqr

TENGGARONG – Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kukar siap menyokong Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih. Pemkab Kukar telah menyiapkan tiga lokasi lahan untuk mendukung program pendidikan gratis tersebut.

 

“Sekolah Rakyat ini menjadi upaya konkret kita dalam menciptakan akses pendidikan gratis bagi warga kurang mampu di Kukar. Ini juga bagian dari pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan,” ujar Sunggono, belum lama ini.

 

Ia merinci dua lokasi berada di Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, dengan total luas 10,65 hektare. Lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan unit sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, masing-masing dengan kapasitas tiga rombongan belajar (rombel). Lokasi ketiga seluas 14,27 hektare berada di Jalan AM Tahir No. 95, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, dan direncanakan untuk jenjang SMP dan SMA.

 

Sunggono menambahkan bahwa proses verifikasi lahan telah dilakukan bersama fasilitator dari Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, dan lembaga terkait lainnya. Ia menyebut satu lokasi sudah dihibahkan oleh PT Multi Harapan Utama (MHU), sedangkan satu lagi masih dalam proses penyelesaian legalitas karena berstatus sebagai aset Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

 

“Lahan eks HGU milik MHU telah resmi dihibahkan ke Pemkab Kukar, sementara lahan milik provinsi akan disesuaikan secara administratif sebagai Barang Milik Daerah (BMD),” paparnya.

 

Rencana penggunaan lahan dilakukan melalui mekanisme pinjam pakai selama tiga tahun sebelum diserahkan secara permanen kepada Kementerian Sosial. Hal ini, menurut Sunggono, sejalan dengan semangat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pemerataan pendidikan.

 

“Kami ingin anak-anak Kukar memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas, tanpa terkendala biaya. Sekolah Rakyat ini adalah langkah awal yang penting,” tegasnya.

 

Ia juga berharap seluruh pemangku kepentingan dapat ikut berperan dalam pengembangan program ini, sehingga dapat menjadi percontohan nasional dalam pengentasan kemiskinan berbasis pendidikan.