Menu

DPMD Kukar Perluas Revitalisasi Posyandu

Kamis, 17 April 2025 93

DPMD Kukar Perluas Revitalisasi Posyandu

DPMD Kukar Perluas Revitalisasi Posyandu

Penulis: Jati | Editor: Zqr

TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus memperluas program revitalisasi Posyandu. Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyebut program ini menjadi prioritas karena Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak di desa.

 

“Revitalisasi ini bukan hanya soal bangunan, tapi bagaimana Posyandu berfungsi secara penuh. Mulai dari pelayanan gizi, imunisasi, hingga edukasi keluarga,” katanya.

 

Selama dua tahun terakhir, DPMD telah membangun dan merenovasi 38 Posyandu. Tahun 2025, ditargetkan tambahan 16 unit baru dengan anggaran sebesar Rp5 miliar.

 

Arianto menjelaskan bahwa Posyandu yang direvitalisasi akan dilengkapi dengan alat kesehatan modern, seperti antropometri kit, timbangan digital, dan sistem pencatatan berbasis aplikasi.

 

“Kita juga latih kadernya. Supaya pelayanan berjalan, kita butuh SDM yang siap dan terlatih,” ujarnya.

 

Integrasi Posyandu dengan PAUD dan BKB (Bina Keluarga Balita) juga sedang dikembangkan. Posyandu kini bukan hanya tempat layanan medis, tapi juga pusat edukasi keluarga.

 

“Di Desa Loh Sumber, misalnya, Posyandu sekarang jadi titik kumpul kegiatan desa setiap pekan. Bahkan ibu-ibu kini rutin diskusi soal pola asuh anak,” ucapnya.

 

DPMD juga memfasilitasi digitalisasi Posyandu agar pencatatan dan pemantauan pertumbuhan anak lebih mudah dan terintegrasi dengan Dinas Kesehatan.

 

“Kalau data cepat dan akurat, intervensi juga bisa cepat,” jelas Arianto.

 

Ia berharap ke depan desa bisa lebih mandiri dalam mengelola Posyandu dengan dana desa dan kolaborasi masyarakat.

 

“Kalau masyarakat merasa memiliki, Posyandu akan terus hidup dan berkembang,” tutupnya.