Menu

Diskominfo Kukar Bangun Kolaborasi Strategis dengan Media, Perkuat Komunikasi Publik

Selasa, 22 April 2025 137

Diskominfo Kukar Bangun Kolaborasi Strategis dengan Media, Perkuat Komunikasi Publik

Diskominfo Kukar Bangun Kolaborasi Strategis dengan Media, Perkuat Komunikasi Publik

Penulis: Jati | Editor: Zqr

TENGGARONG — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempererat kemitraan dengan media dalam rangka memperkuat penyebaran informasi publik yang tepat, cepat, dan akurat. Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, menilai kolaborasi strategis dengan media merupakan langkah fundamental membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

 

“Media bukan sekadar mitra informasi, tapi juga pilar demokrasi. Kami ingin menjalin kerja sama yang produktif dan saling mendukung,” kata Solihin dalam forum silaturahmi bersama awak media, Selasa lalu.

 

Diskominfo telah meluncurkan agenda Forum Media Kukar yang akan menjadi wadah rutin diskusi antara jurnalis dan pejabat pemerintah. Forum ini dirancang sebagai ruang terbuka untuk penyampaian informasi program daerah dan menampung kritik serta masukan publik.

 

Menurut Solihin, kehadiran media sangat membantu dalam meredam disinformasi dan memperkuat partisipasi warga. Dalam beberapa kasus, media lokal bahkan berperan sebagai kanal aduan yang lebih cepat direspons dibanding kanal resmi.

 

“Kami sudah melihat contoh konkretnya, seperti liputan investigatif media lokal soal pelayanan publik di desa terpencil, yang akhirnya mempercepat intervensi Pemkab,” ungkapnya.

 

Diskominfo juga memperkenalkan inisiatif InfoKukar, sebuah portal satu pintu yang memuat berita resmi dari seluruh OPD. Platform ini telah diuji coba sejak Februari 2024 dan kini aktif digunakan oleh 27 instansi daerah.

 

“InfoKukar akan memudahkan warga mengakses informasi. Selain itu, jurnalis juga bisa menggunakan referensi dari sana sebagai rujukan berita yang kredibel,” tambahnya.

 

Pemerintah Kukar juga memberikan apresiasi tahunan kepada media yang dinilai aktif memberitakan program prioritas dengan pendekatan jurnalistik yang konstruktif.

 

“Kami ingin tumbuh bersama. Komunikasi publik adalah urusan bersama, bukan hanya tugas pemerintah,” tutup Solihin.