Menu

Irigasi Jadi Solusi Strategis Pertanian Loa Raya, Petani Harap Percepatan

Senin, 28 April 2025 110

Irigasi Jadi Solusi Strategis Pertanian Loa Raya, Petani Harap Percepatan

Irigasi Jadi Solusi Strategis Pertanian Loa Raya, Petani Harap Percepatan

Penulis: Jati | Editor: Zqr

TENGGARONG — Kegiatan pertanian di Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, masih sangat tergantung pada musim. Minimnya sistem irigasi membuat petani hanya bisa menanam satu hingga dua kali dalam setahun, tergantung ketersediaan air dari hujan.

 

Kepala Desa Martin mengatakan, sebagian besar lahan di Loa Raya merupakan lahan tadah hujan yang rentan gagal tanam saat kemarau dan terendam saat hujan berlebih.

 

“Saat kemarau, petani tidak bisa tanam karena tidak ada air. Saat hujan, malah kebanjiran. Ini siklus tahunan yang selalu dihadapi,” ujarnya.

 

Meski kondisi ini sudah berlangsung lama, semangat petani tidak luntur. Gapoktan dan kelompok tani masih aktif menjalankan aktivitas pertanian meskipun hasilnya belum maksimal.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah desa telah mengajukan proposal pembangunan saluran irigasi ke Dinas PU Kukar. Selain itu, bantuan alsintan juga dimohonkan untuk mendukung kegiatan pertanian.

 

“Kami minta bantuan traktor, mesin tanam, dan mesin panen. Kalau semua itu ada, petani bisa lebih efisien,” kata Martin.

 

Tak hanya infrastruktur fisik, Pemdes juga berencana mengadakan pelatihan tentang pengelolaan air, pola tanam modern, dan diversifikasi tanaman agar petani lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

 

“Kita ingin petani tidak hanya bisa menanam padi, tapi juga komoditas lain yang sesuai musim,” tambahnya.

 

Martin optimistis bahwa dengan irigasi permanen dan alat memadai, hasil panen petani akan meningkat drastis. Lebih dari itu, ia berharap pertanian tetap menjadi sektor penyangga ekonomi desa.

 

“Jangan sampai pertanian ditinggalkan karena sulit. Justru harus kita bangun agar lebih kuat,” tegasnya.

 

Ia juga meminta dukungan pemerintah kabupaten untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur pertanian di desa-desa produktif seperti Loa Raya.

 

“Kalau petani diberi alat dan air, pasti mereka akan lebih semangat. Ini soal keadilan ekonomi juga,” pungkasnya.