Menu

Warga Loa Janan Mulai Panen Cabai dari Program Pertanian

Kamis, 17 April 2025 125

Warga Loa Janan Mulai Panen Cabai dari Program Pertanian

Warga Loa Janan Mulai Panen Cabai dari Program Pertanian

Penulis: Jati | Editor: Zqr

 

TENGGARONG – Program ketahanan pangan berbasis pertanian pekarangan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mulai membuahkan hasil di Kecamatan Loa Janan. Sejumlah warga yang menanam cabai beberapa bulan lalu kini mulai menikmati hasil panen pertama mereka.

 

Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, menyatakan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan Dinas Ketahanan Pangan. Bantuan berupa bibit cabai dalam planter bag telah didistribusikan ke beberapa desa, termasuk Loa Janan Ulu dan Purwajaya. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan pekarangan agar lebih produktif.

 

“Kami ingin mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan di sekitar rumah mereka. Ini bukan hanya untuk ketahanan pangan, tetapi juga bisa menjadi tambahan pendapatan,” ujar Hery.

 

Ia juga menyoroti peran penting kelompok wanita tani (KWT) dalam menyukseskan program ini. Mereka tidak hanya menanam, tetapi juga diberikan pelatihan tentang teknik perawatan tanaman dan strategi pemasaran hasil panen.

 

Fluktuasi harga cabai yang sering terjadi di pasaran menjadi salah satu alasan utama program ini diperkuat. Dengan menanam sendiri, warga bisa lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pasar.

 

“Jika harga cabai melonjak, warga yang memiliki hasil panen sendiri bisa mendapatkan keuntungan lebih. Ini adalah langkah yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

 

Ke depan, pemerintah kecamatan akan terus melakukan pendampingan agar program ini bisa berjalan secara berkelanjutan. Hery berharap semakin banyak warga yang tertarik untuk ikut serta dalam pertanian pekarangan sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan lokal.

 

“Kami akan terus bekerja sama dengan dinas terkait agar program ini semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih luas,” pungkasnya.