Menu

Sistem Drainase Buruk, Kecamatan Sangasanga Rawan Banjir

Selasa, 1 April 2025 108

Sistem Drainase Buruk, Kecamatan Sangasanga Rawan Banjir

Sistem Drainase Buruk, Kecamatan Sangasanga Rawan Banjir

Penulis: Jati | Editor: Zqr

 

TENGGARONG – Kecamatan Sangasanga kembali menghadapi tantangan serius akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan di beberapa wilayah. Salah satu penyebab utama adalah sistem drainase yang kurang optimal. Camat Sangasanga, Dachri, menegaskan bahwa persoalan ini telah menjadi prioritas pemerintah kecamatan untuk segera ditangani.

 

“Setiap hujan deras, beberapa titik selalu mengalami genangan air yang mengganggu aktivitas warga dan merusak infrastruktur,” kata Dachri.

 

Menurutnya, banyak saluran drainase yang mengalami penyumbatan akibat sedimentasi dan tumpukan sampah, sehingga aliran air menjadi tidak lancar dan meluap ke jalanan serta permukiman warga.

 

“Kami telah mengajukan program perbaikan drainase kepada pemerintah kabupaten agar bisa menjadi prioritas dalam anggaran pembangunan,” ujarnya.

 

Namun, terbatasnya anggaran membuat pengerjaan perbaikan harus dilakukan secara bertahap. Sebagai solusi sementara, pemerintah kecamatan melakukan normalisasi drainase dengan pengerukan sedimen dan pembersihan rutin. Dachri juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan karena hal itu memperparah penyumbatan saluran air.

 

“Kami butuh kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Sampah yang dibuang sembarangan bisa memperburuk kondisi saat musim hujan,” katanya.

 

Dachri berharap pemerintah kabupaten dan DPRD dapat mempercepat alokasi anggaran guna menangani masalah drainase ini dengan lebih efektif. Menurutnya, jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa semakin luas.

 

“Kami memerlukan dukungan penuh agar perbaikan drainase bisa dilakukan secara menyeluruh dan permanen,” tegasnya.

 

Sementara itu, ia juga mengajak warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan guna mencegah banjir semakin parah.