Menu

Regenerasi Petani Jadi Tantangan, Tenggarong Seberang Dorong Inovasi Pertanian

Jumat, 4 April 2025 143

Regenerasi Petani Jadi Tantangan, Tenggarong Seberang Dorong Inovasi Pertanian

Regenerasi Petani Jadi Tantangan, Tenggarong Seberang Dorong Inovasi Pertanian

Penulis: Jati | Editor: Zqr

 

TENGGARONG – Kecamatan Tenggarong Seberang terus berupaya mempertahankan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Kalimantan Timur. Namun, minimnya regenerasi petani menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi agar sektor pertanian tetap berkembang.

 

Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, menyoroti fakta bahwa mayoritas petani di wilayahnya berusia lanjut, sementara generasi muda cenderung enggan terjun ke dunia pertanian. “Sebagian besar petani saat ini berusia di atas 50 tahun, sementara anak-anak muda lebih tertarik bekerja di sektor industri atau perkotaan,” katanya.

 

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah kecamatan menggandeng Dinas Pertanian Kutai Kartanegara dalam menghadirkan berbagai program pelatihan dan pendampingan bagi pemuda desa. “Kami ingin menunjukkan bahwa pertanian modern dapat menjadi sektor yang menjanjikan dengan dukungan teknologi dan inovasi,” jelasnya.

 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkenalkan konsep pertanian berbasis teknologi, seperti penggunaan drone untuk pemantauan lahan dan sistem irigasi otomatis. “Jika anak muda melihat bahwa pertanian bisa lebih efisien dan menguntungkan, kami harap mereka akan lebih tertarik,” tambahnya.

 

Namun, tantangan terbesar tetap pada pola pikir masyarakat. Masih banyak yang menganggap bertani sebagai pekerjaan yang melelahkan dan kurang menguntungkan. Oleh karena itu, melalui program “Petani Milenial”, pemerintah memberikan pelatihan wirausaha pertanian serta bantuan modal bagi anak muda yang ingin terjun ke sektor ini.

 

“Kami berharap program ini dapat mendorong regenerasi petani dan memastikan sektor pertanian tetap bertahan dalam jangka panjang. Jika tidak ada generasi penerus, sektor ini bisa mengalami kemunduran,” pungkasnya.