Menu

Pemdes Sebulu Modern Pacu Kewirausahaan demi Kemandirian Ekonomi Warga

Kamis, 27 Maret 2025 114

Pemdes Sebulu Modern Pacu Kewirausahaan demi Kemandirian Ekonomi Warga

Pemdes Sebulu Modern Pacu Kewirausahaan demi Kemandirian Ekonomi Warga

Penulis: Jati | Editor: Zqr

 

TENGGARONG – Pemerintah Desa Sebulu Modern semakin gencar mendorong pengembangan kewirausahaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai program pelatihan dan pendampingan usaha kini menjadi fokus utama dalam menciptakan kemandirian ekonomi bagi warga desa.

 

Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin, mengungkapkan bahwa sektor kewirausahaan memiliki potensi besar dalam mengangkat perekonomian desa. Oleh karena itu, pemerintah desa terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai program yang mendukung usaha mikro dan kecil agar lebih berkembang.

 

“Kami tidak ingin masyarakat hanya bergantung pada sektor pertanian atau pekerjaan musiman. Dengan adanya pelatihan usaha dan dukungan modal, diharapkan warga dapat memiliki sumber penghasilan yang lebih stabil dan berkelanjutan,” ujar Joemadin.

 

Program yang dijalankan mencakup pelatihan keterampilan seperti pengolahan produk pertanian, pembuatan kerajinan tangan, hingga pemasaran berbasis digital. Selain itu, Pemdes Sebulu Modern juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga keuangan, untuk memberikan akses permodalan kepada pelaku usaha.

 

Selain membantu pengembangan usaha lokal, pemerintah desa juga berupaya membuka jaringan pemasaran lebih luas, termasuk melalui platform digital dan media sosial. Dengan strategi ini, produk-produk buatan warga desa diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

 

“Kami ingin memastikan bahwa produk lokal tidak hanya beredar di desa atau kecamatan, tetapi juga bisa masuk ke pasar yang lebih besar, bahkan di luar daerah,” tambahnya.

 

Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Sebulu Modern semakin mandiri dalam aspek ekonomi. “Kami ingin menciptakan lingkungan desa yang berdaya dan mandiri secara ekonomi, di mana masyarakatnya tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi mampu menciptakan peluang usaha sendiri,” pungkas Joemadin.