Menu

Pembangunan Infrastruktur di Sebulu Modern Berjalan Bertahap Akibat Keterbatasan Anggaran

Kamis, 27 Maret 2025 148

Pembangunan Infrastruktur di Sebulu Modern Berjalan Bertahap Akibat Keterbatasan Anggaran

Pembangunan Infrastruktur di Sebulu Modern Berjalan Bertahap Akibat Keterbatasan Anggaran

Penulis: Jati | Editor: Zqr

 

TENGGARONG – Pemerintah Desa Sebulu Modern menghadapi tantangan dalam pembangunan infrastruktur akibat keterbatasan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin, mengungkapkan bahwa pihaknya harus menerapkan strategi pembangunan bertahap agar program tetap berjalan tanpa mengganggu sektor lain yang juga membutuhkan pendanaan.

 

“Anggaran desa tidak sepenuhnya bisa dialokasikan untuk pembangunan fisik. Kami harus membagi dana untuk berbagai program, termasuk ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, serta operasional pemerintahan desa,” ujar Joemadin.

 

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar ADD dialokasikan untuk honor perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RT, dan tenaga pendidik agama. Sementara itu, hanya sekitar 30 persen dari anggaran yang tersedia dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

 

“Dengan kondisi ini, kami harus menentukan prioritas agar setiap pembangunan yang dilakukan dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat,” katanya.

 

Untuk mempercepat pembangunan, pemerintah desa berusaha menggandeng berbagai pihak, termasuk anggota legislatif dan sektor swasta. Selain itu, mereka juga terus mengajukan proposal bantuan ke pemerintah daerah.

 

“Kami berharap adanya tambahan anggaran dari pemerintah kabupaten agar proyek infrastruktur bisa segera terealisasi,” tambahnya.

 

Meski terbatas, sejumlah proyek tetap berjalan, termasuk perbaikan jalan, pembangunan fasilitas umum, dan pengembangan program sosial yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Pemdes Sebulu Modern memastikan bahwa pembangunan akan terus berlanjut sesuai dengan kemampuan keuangan desa.