Menu

Lurah Melayu : Jalan Sudah Diperlebar , Parkir Liar Harus Dihentikan !

Minggu, 23 Maret 2025 149

Lurah Melayu : Jalan Sudah Diperlebar , Parkir Liar Harus Dihentikan !

Beberapa mobil masih terlihat parkir di badan jalan meski sudah ada imbauan tertib parkir ( sumber foto: vivaborneo )

Penulis: Jati | Editor: Zqr - Velin

TENGGARONG – Lurah Melayu, Aditiya Rakhman, menyoroti maraknya parkir liar di sejumlah ruas jalan di Kelurahan Melayu, khususnya di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Meski beberapa ruas jalan telah diperlebar, banyak pengendara yang tetap memarkir kendaraan secara sembarangan hingga memanfaatkan trotoar.

 

"Jalan sudah diperlebar agar lalu lintas lebih lancar, tetapi masih ada kendaraan yang parkir sembarangan bahkan di trotoar. Ini sangat mengganggu pejalan kaki," ujar Aditiya.

 

Untuk mengatasi masalah ini, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan para ketua RT guna mengedukasi warga agar lebih tertib dalam memarkir kendaraan. Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar juga terus melakukan patroli serta menindak kendaraan yang parkir sembarangan.

 

"Kami sudah menyampaikan imbauan melalui RT masing-masing, dan Dishub juga rutin menggelar patroli untuk menertibkan kendaraan yang melanggar aturan," tambahnya.

 

Menurut Aditiya, parkir di tepi jalan masih dapat ditoleransi dalam situasi tertentu, tetapi tidak boleh mengganggu arus lalu lintas. Ia juga menegaskan bahwa kendaraan yang diparkir di badan jalan semalaman akan ditindak tegas.

 

"Kalau hanya sebentar mungkin bisa dimaklumi, tetapi jika berjam-jam atau semalaman, tentu harus ditertibkan," tegasnya.

 

Ia memahami bahwa beberapa warga kehilangan garasi akibat pelebaran jalan, terutama bagi mereka yang sebelumnya memanfaatkan area di atas parit. Namun, ia berharap masyarakat dapat mencari solusi yang lebih tertib demi kenyamanan bersama.

 

"Kami memahami ada dampak dari pelebaran jalan, tetapi itu bukan alasan untuk menciptakan masalah baru dengan parkir sembarangan," katanya.

 

Aditiya mengapresiasi langkah Dishub yang telah memasang rambu-rambu larangan parkir di beberapa titik, yang kini mulai menunjukkan hasil positif.

 

"Kami melihat ada perubahan ke arah lebih baik. Ke depan, kami akan terus berkoordinasi dengan Dishub agar persoalan parkir liar ini bisa diselesaikan lebih optimal," tutupnya.